Rabu, 26 Juli 2017



PEMOGRAMAN DASAR
By : Aditya Bagus Firmansyah
SMK ISLAM 1 BLITAR
Pointer
Pointer ke variable
Pengisian data ke variabel pointer bisa berarti pengisian alamat memori ke variabel tersebut atau pengisian data yang ditunjuk oleh pointer.
        Untuk lebih jelasnya, perhatikan program dibawah ini :
01: #include <stdio.h>
02: #include <conio.h>
03: #include <string.h>
04:
05: main()
06: {
07:    char  c,*pc;
08:    int   i,*pi;
09:    float f,*pf;
10:    clrscr();
11:    c='A';i=7;f=6.25;
12:    printf("c : alamat=0x%p, isi=%c\n", &c, c);
13:    printf("x : alamat=0x%p, isi=%d\n", &i, i);
14:    printf("y : alamat=0x%p, isi=%5.2f\n", &f, f);
15:    pc=&c;
16:    pi=&i;
17:    pf=&f;
18:    printf("pc: alamat=0x%p, isi=%c\n", pc, *pc);
19:    printf("pi: alamat=0x%p, isi=%d\n", pi, *pi);
20:    printf("pf: alamat=0x%p, isi=%5.2f\n", pf, *pf);

21:    *pc='B';
22:    *pi=125;
23:    *pf=512.56;
24:    printf("c : isi=%c\n", c);
25:    printf("x : isi=%d\n", i);
26:    printf("y : isi=%5.2f\n", f);
27:    getch();
28:    return 0;
   29: }

Jika dieksekusi, maka akan menghasilkan sebuah tampilan sebagai berikut :
c : alamat=0xFFF5, isi=A
x : alamat=0xFFF2, isi=7
y : alamat=0xFFEE, isi= 6.25
pc: alamat=0xFFF5, isi=A
pi: alamat=0xFFF2, isi=7
pf: alamat=0xFFEE, isi= 6.25
c : isi=B
x : isi=125
y : isi=512.56

Keterangan Program :
       Pada baris 7 : Pendeklarasian sebuah variabel c dengan tipe char, dan sebuah pointer pc yang merupakan pointer char.
       Pada baris 8 : Pendeklarasian sebuah variabel i dengan tipe int, dan sebuah pointer pi yang merupakan pointer int.
       Pada baris 9 : Pendeklarasian sebuah variabel f dengan tipe int, dan sebuah pointer pf yang merupakan pointer float.
       Pada baris 11 : Pengisian variabel c dengan karakter ‘A’, variabel i  dengan nilai 7, dan variabel f dengan nilai 6.25.
       Pada baris 12 : Menampilkan alamat variabel c dan isinya.
       Pada baris 13 : Menampilkan alamat variabel i dan isinya.
       Pada baris 14 : Menampilkan alamat variabel f dan isinya.
       Pada baris 15 : Variabel pointer pc diisi dengan alamat variabel c sehingga kedua variabel mengacu ke tempat yang sama sehingga ketika isi pc diubah maka berarti merubah isi variabel c dan begitu juga sebaliknya.
       Pada baris 15 : Variabel pointer pi diisi dengan alamat variabel i sehingga kedua variabel mengacu ke tempat yang sama sehingga ketika isi pi diubah maka berarti merubah isi variabel i dan begitu juga sebaliknya.
       Pada baris 15 : Variabel pointer pf diisi dengan alamat variabel f sehingga kedua variabel mengacu ke tempat yang sama sehingga ketika isi pf diubah maka berarti merubah isi variabel f dan begitu juga sebaliknya.
       Baris 16, 17 dan 18 : Menampilkan data yang ditunjuk oleh pointer pc, pi, dan pf, yang hasilnya pasti sama dengan hasil baris 12, 13, dan 14.
       Baris 19 : Mengisi data ke alamat yang ditunjuk oleh pc dengan nilai B, yang berarti juga mengganti nilai variabel c.
       Baris 20 : Mengisi data ke alamat yang ditunjuk oleh pi dengan nilai 125, yang berate juga mengganti nilai variabel i.
       Baris 21 : Mengisi data ke alamat yang ditunjuk oleh pf dengan nilai 512.56, yang berarti juga mengganti nilai variabel f.
Baris 22,23 dan 24 : Menampilkan isi nilai variabel c, i dan f, yang telah diubah oleh variabel pointernya.

contoh aplikasi pointer
       Salah satu penggunaan pointer adalah untuk membuat suatu array yang dinamis (banyaknya data yang bisa ditampung sesuai keperluan).
        Sebagaimana kita ketahui jika kita membuat suatu program yang dapat menampung data nilai sebanyak 5 buah maka kita akan membuat suatu variabel array yang bertipe int dengan perintah int data[5]. Dengan cara begitu maka program hanya akan berjalan dengan baik jika data yang diinputkan banyaknya di kurang atau sama dengan 5 buah. Apa yang terjadi ketika data yang akan diinputkan ternyata 10 buah, maka langkah yang dilakukan adalah harus mengubah programnya dan mengganti int data[5] menjadi int data[10].
     Cara lain untuk membuat program tersebut adalah dengan menggunakan suatu variabel array yang dinamis dimana pemesanan tempat yang diperlukan untuk menyimpan data tidak dideklarasikan dalam program tapi dilakukan secara runtime (ketika program berjalan).

01: #include <stdio.h>
02: #include <conio.h>
03: #include <stdlib.h>
04: main()
05: {
06:    int *data;
07:    int i,banyakdata;
08:    printf("Banyak data yang akan diinputkan : ");scanf("%i",&banyakdata);
09:    data=(int *)malloc(sizeof(int)*banyakdata);
10:    for(i=0;i<banyakdata;i++)
11:    {
12:       printf("Pemasukan data ke-%i :",i+1);scanf("%i",(data+i));
13:    }
14:    printf("Data yang telah diinputkan adalah : \n");
15:    for(i=0;i<banyakdata;i++)
16:       printf("Data ke-%i : %i\n",i+1,*(data+i));
17:    getch();
18:    return 0;
   19: }

  Tampilan yang dihasilkan oleh program diatas adalah sebagai berikut :

Banyak data yang akan diinputkan : 5
Pemasukan data ke-1 :12
Pemasukan data ke-2 :3
Pemasukan data ke-3 :4
Pemasukan data ke-4 :5
Pemasukan data ke-5 :67
Data yang telah diinputkan adalah :
Data ke-1 : 12
Data ke-2 : 3
Data ke-3 : 4
Data ke-4 : 5
Data ke-5 : 67

Keterangan program :
       Baris 6 : Pendeklarasian sebuah variabel pointer int yang bernama data.
       Baris 7 : Pendeklarasian variabel i sebagai counter dan banyakdata untuk menyimpan banyaknya data.
       Baris 8 : Pengisian data banyak data.
       Baris 9 : Pemesanan alokasi di memori untuk variabel pointer data sebesar besarnya int (sizeof(int)) dikali dengan banyakdata.
       Baris 10 : Perulangan untuk membaca data dari data ke-0 sampai ke banyakdata-1.
       Baris 12 : Membaca data dari keyboard dan dimasukan ke alamat data pada urutan ke-i.
       Baris 15 – 16 : Menampilkan isi data yang ditunjuk oleh pointer (toriqbagus, 2012)

Pointer ke array

Apa itu Array ?
Variabel Larik atau lebih dikenal dengan ARRAY adalah Tipe terstruktur yang terdiri dari sejumlah komponen-komponen yang mempunyai tipe sama. Suatu Array mempunyai jumlah komponen yang banyaknya tetap. Banyaknya komponen dalam suatu larik ditunjukan oleh suatu indek untuk membedakan variabel yang satu dengan variabel yang lainnya. Variabel array dalam Borland C++, dapat digolongkan menjadi dua buah dimensi yaitu Array Berdimensi Satu dan Array Berdimensi Dua.

Apa itu Pointer ?
Merupakan sebuah variabel yang berisi alamat dari variabel lain. Suatu pointer dimaksudkan untuk menunjukan ke suatu alamat memori sehingga alamat dari suatu variabel dapat diketahui dengan mudah. Terdapat dua macam operator pointer yang disediakan oleh Borland C++ yaitu Operator dereference ( & ) dan Operator reference ( * ).

Konsep Array diantaranya adalah banyak loncatan dari pointer satu ke pointer yang lain. karena secara internal array juga menyatakan alamat, yaitu pengenal array sama dengan alamat pada elemen pertama, pada array. Sebagai contoh sederhana dapat anda lihat pada contoh program berikut:
Contoh Penggunaan Pointer to Array
#include<stdio.h>
#include<conio.h>
#include<iostream.h>
main( )
{
   int i;
   int nilai[5];
   int *ptrnilai;
   ptrnilai = nilai;
   for(i=1;i<=5;i++)
   {
      cout<<"Masukan Nilai Pertama = ";
      cin>>nilai[i];
   }
   cout<<endl;
   cout<<"Hasil Pengaksesan Elemen Array Lewat";
   cout<<"Pointer";
   cout<<endl<<endl;
   for(i=1;i<=5;i++)
   {
      cout<<"Elemen "<<i<<". Nilai "<<nilai[i];
      cout<<", Menempati Alamat Memori = ";
      cout<<&ptrnilai[i];
      cout<<endl;
   }
   getche( );
}  (CPP, 2017)

KATA PENGANTAR

CPP, B. (2017, Februari 24). Belajar C++. Retrieved from Cara Deklarasi Pointer Pada Array C++ : http://www.belajarcpp.com/2016/01/cara-deklarasi-pointer-pada-array-cplusplus.html
toriqbagus. (2012, April 06 ). Tutorial Programming. Retrieved from penjelasan dan deklarasi pointer pada pemrograman c: http://linkblog-ku.blogspot.co.id/2012/04/penjelasan-dan-deklarasi-pointer-pada.html


Download Ya.....Di sini lho..

Ari Gatou Ghozaimase 

0 Comments:

Post a Comment



By :
Free Blog Templates